Berita Pilihan

Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI

Istimewa

Pabos.id - Aliansi Kader Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) menyatakan sikap tegas terkait status kepemimpinan nasional PERMAHI menyusul keterlibatan Fahmi Namakule sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) salah satu partai politik.

Perwakilan Aliansi Kader PERMAHI, Risky Ramdani, menilai keputusan Fahmi Namakule untuk terlibat aktif dalam kepengurusan struktural partai politik bertentangan dengan prinsip independensi organisasi. Menurutnya, PERMAHI adalah organisasi kemahasiswaan dan kekaderan yang bersifat non-partisan serta wajib menjaga jarak dari kepentingan politik praktis.

“Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PERMAHI serta nilai dasar perjuangan organisasi, pimpinan nasional PERMAHI diwajibkan menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kepengurusan partai politik,” tegas Risky.

Ia menambahkan, independensi merupakan fondasi moral dan ideologis PERMAHI dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, advokasi hukum, serta kaderisasi intelektual mahasiswa hukum di Indonesia.

Atas dasar tersebut, Aliansi Kader PERMAHI menyatakan bahwa Fahmi Namakule tidak lagi memenuhi syarat sebagai Ketua Umum PERMAHI. Dengan demikian, secara organisatoris maupun moral, Fahmi Namakule tidak lagi diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI.

Aliansi Kader PERMAHI juga menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Mendesak Fahmi Namakule untuk segera mengundurkan diri dan tidak lagi mencantumkan identitas sebagai Ketua Umum PERMAHI dalam aktivitas apa pun.

  2. Mendorong agar segera ditempuh mekanisme organisasi yang sah sesuai konstitusi PERMAHI guna menyelamatkan marwah, independensi, dan legitimasi kepemimpinan nasional.

  3. Mengimbau seluruh kader PERMAHI di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga soliditas organisasi serta menjunjung tinggi AD/ART demi keberlangsungan PERMAHI sebagai organisasi mahasiswa hukum yang independen dan berintegritas.

Siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral kader terhadap organisasi, sekaligus komitmen bersama untuk menjaga PERMAHI tetap berada pada jalur perjuangan yang bebas dari kepentingan politik praktis.

Aliansi Kader PERMAHI
Menjaga Independensi, Merawat Integritas


Baca Juga
Berita Terbaru
  • Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI
  • Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI
  • Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI
  • Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI
  • Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI
  • Gabung Partai Politik, Fahmi Namakule Tak Lagi Diakui sebagai Ketua Umum PERMAHI
Posting Komentar