Tambang Nikel di Halmahera Timur Disorot, Warga Keluhkan Pencemaran Sungai
Lebih kecil
Bawaan
Lebih besar
Bagikan:
Pabos.id - Aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Maba, Halmahera Timur, kembali menuai sorotan publik. Warga mengeluhkan perubahan warna air sungai yang menjadi keruh dan berbau, diduga akibat limbah aktivitas tambang yang masuk ke aliran air.
Sejumlah warga desa di sekitar lokasi tambang mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Sungai yang sebelumnya menjadi sumber air utama kini tidak lagi layak digunakan untuk mandi maupun mencuci.
Para nelayan sungai juga merasakan dampak langsung berupa menurunnya populasi ikan. Hasil tangkapan berkurang drastis sejak aktivitas pengupasan lahan dan pengerukan intensif dilakukan perusahaan tambang.
Pemerhati lingkungan mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan audit lingkungan. Mereka meminta perusahaan diminta bertanggung jawab atas dugaan pencemaran tersebut.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menyatakan akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan dan uji kualitas air, serta memastikan seluruh aktivitas tambang sesuai dokumen AMDAL.